Selamat Datang di Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Putra Yogyakarta, Jalan Yogya - Wonosari Km 10,5 Sitimulyo, Piyungan, Bantul.
Tampilkan postingan dengan label HARI AKHIR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HARI AKHIR. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Oktober 2020

SYAFA'AT

 Kita mengimani adanya Syafa'at Uzhma (syafa'at agung) yang khusus bagi Rasulullah, Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Di saat manusia tertimpa kesusahan dan penderitaan yang tidak tertanggungkan oleh mereka pada hari kiamat, datanglah mereka kepada Nabi Adam, kamudian kepada Nabi Nuh, kemudian Nabi Ibrahim, kemudian Nabi Musa, kemudian Nabi Isa, terakhir kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Maka Rasulullah, dengan seizin Allah, memberikan syafa'at kepada umat manusia yang sedang dalam keadaan demikian itu agar mereka diberi keputusan-Nya.1

·           Kita mengimani adanya syafa'at terhadap kaum mu'minin yang masuk neraka bahwa mereka akan dikeluarkan dari neraka itu. Syafa'at ini adalah bagi Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, para nabi lainnya, para malaikat dan orang-orang mu'min.2

·           Dan kita mengimani bahwa Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan mengeluarkan dari neraka orang-orang dari kalangan kaum mu'minin tanpa melalui syafa'at, tetapi berkat karunia dan rahmat-Nya.3



1.     Dinyatakan dalam hadits shahih riwayat Al-Bukhari, kitab At-Tauhid. bab 19, 24. 36; dan Muslim, kitab Al-lman. bab 81, 82, 84..

2.     Ibid.

3.     Al-Bukhari, kitab At-Tauhid. bab 25. Dan Muslim, kitab Al-lman. bab 81. Hadits ke-4.

Minggu, 25 Oktober 2020

TIMBANGAN (AL MIZAN)

 Kita mengimani bahwa pada hari kiamat akan dipasang timbangan-timbangan, maka ditimbanglah ketika itu amal perbuatan manusia, dan tiada seorangpun yang diperlakukan zhalim terhadap dirinya. Firman Allah:

فَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ. وَمَنْ يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ

"Maka barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sekecil-kecilnya niscaya dia akan melihat (balasan)nya. dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan yang sekecil-kecilnya niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula." (QS. Az-Zalzalah/99: 7-8)

فَمَنْ ثَقُلَتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ. وَمَنْ خَفَّتْ مَوَازِينُهُ فَأُولَئِكَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ فِي جَهَنَّمَ خَالِدُونَ. تَلْفَحُ وُجُوهَهُمُ النَّارُ وَهُمْ فِيهَا كَالِحُونَ

"Barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang beruntung. Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri. mereka kekal di dalam neraka Jahanam; muka mereka dibakar api neraka dan mereka di dalam neraka itu dalam keadaan yang mengerikan." (QS. Al-Mu'minun/23: 102-104)

مَنْ جَاءَ بِالْحَسَنَةِ فَلَهُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا وَمَنْ جَاءَ بِالسَّيِّئَةِ فَلا يُجْزَى إِلا مِثْلَهَا وَهُمْ لا يُظْلَمُونَ

"Barangsiapa membawa satu kebaikan maka baginya balasan sepuluh kali lipat kebaikannya; dan barangsiapa membawa satu kejahatan maka dia tidak diberi balasan kecuali yang seimbang dengan kejahatannya. sedang mereka sedikitpun tidak dirugikan." (QS. Al-An'am/6: 160)

Kamis, 22 Oktober 2020

CATATAN AMAL

Kita mengimani adanya catatan-catatan amal yang akan diberikan kepada setiap manusia. Ada yang mengambilnya dengan tangan kanan dan ada yang mengambilnya dari belakang punggungnya dengan tangan kiri. Firman Allah:

فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ. فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا. وَيَنْقَلِبُ إِلَى أَهْلِهِ مَسْرُورًا. وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ. فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا. وَيَصْلَى سَعِيرًا

"Adapun orang yang diberikan kitabnya dengan tangan kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari belakang punggungnya, maka dia akan berteriak "Celakalah aku", dan dia akan masuk neraka yang menyala-nyala." (QS. Al-Insyiqaq/84: 7-12)

وَكُلَّ إِنْسَانٍ أَلْزَمْنَاهُ طَائِرَهُ فِي عُنُقِهِ وَنُخْرِجُ لَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ كِتَابًا يَلْقَاهُ مَنْشُورًا. اقْرَأْ كِتَابَكَ كَفَى بِنَفْسِكَ الْيَوْمَ عَلَيْكَ حَسِيبًا

"Dan setiap manusia itu telah Kami tetapkan amal perbuatannya (sebagaimana tetapnya kalung) pada lehemya. Dan Kami keluarkan baginya pada hari kiamat sebuah kitab yang dijumpainya terbuka. "Bacalah kitab-mu! cukuplah dirimu sendiri (pada saat ini) sebagai penghisab terhadapmu." (QS. Al-Isra'/17: 13-14)

 

Senin, 19 Oktober 2020

KEBENARAN HARI AKHIRAT

Kita mengimani kebenaran adanya hari akhirat, yaitu hari kiamat, yang tiada kehidupan lain sesudah hari tersebut, ialah ketika umat manusia dibangkitkan kembali untuk kehidupan yang kekal dengan masuk surga, tempat kebahagiaan yang hakiki; atau masuk neraka, tempat siksaan yang pedih.

    Untuk itu, kita mengimani kebangkitan, yaitu dihidupkannya semua makhluk yang sudah mati oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala di saat malaikat Israfil meniup sangkakala untuk kedua kalinya. Firman Allah:

وَنُفِخَ فِي الصُّورِ فَصَعِقَ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَمَن فِي الْأَرْضِ إِلَّا مَن شَاء اللَّهُ ثُمَّ نُفِخَ فِيهِ أُخْرَى فَإِذَا هُم قِيَامٌ يَنظُرُونَ

"Dan ditiuplah sangkakala, maka matilah siapa yang ada di langit dan siapa yang ada di bumi kecuali yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi, maka tiba-tiba mereka bangkit menunggu (putusannya masing-masing)." (QS. Az-Zumar/39: 68)

Maka bangkitlah umat manusia dari kuburnya untuk menghadap kepada Allah, Tuhan alam semesta, dalam keadaan tak beralas kaki, tak berpakaian, dan tak berkhitan. Firman Allah:

كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُّعِيدُهُ وَعْداً عَلَيْنَا إِنَّا كُنَّا فَاعِلِينَ

"... Sebagaimana Kami memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah janji yang pasti Kami tepati, sesungguhnya Kami pasti melaksanakannya." (QS. Al-Anbiya'/21: 104)


Sumber : Kitab 'Aqidah AhlusSunnah wal Jama'ah'