Selamat Datang di Pondok Pesantren Ibnul Qoyyim Putra D.I. Yogyakarta. Terwujudnya Generasi Mukmin, Mu'allim, Mubaligh, Mujtahid yang Mukhlis

Empat Adab Yang Sering Dilupakan Murid Untuk Gurunya

Bagaimanakah seharusnya sikap murid terhadap gurunya? Inilah hal yang sering dilupakan oleh seorang murid.

1. Rendah Hati Dengan Memuliakan

Sahabat Abdullah Bin Abbas radhiallahu ‘anhuma seorang sahabat yang ‘alim, mufasir Quran umat ini, seorang dari Ahli Bait Nabi pernah rela menuntun tali kendaraan Zaid bin Tsabit al-Anshari radhiallahu ‘anhu dan berkata,: “Seperti inilah kami diperintahkan untuk memperlakukan para ulama kami”. (lihat kisahnya dalam Tarikh Ibnu Asakir).

2. Bersabar yang terbaik adalah bersabar ketika dengan para guru

Imam Syafi’i rahimahullah pernah mengatakan, “Bersabarlah terhadap kerasnya sikap seorang guru, Sesungguhnya gagalnya mempelajari ilmu karena memusuhinya” (Diwan Al-Imam Asy-Syafii)

3. Memperhatikan Sikap Ketika Berinteraksi

"Mulai dari sikap ketika hadir di majelis ilmu, cara duduk, gaya bertanya, tata cara berbicara, bahkan ketika ada sebuah masalah, dimana murid berbeda pandangan dengan sang guru, dan bagaimana menyikapinya dengan benar. Imam Ibnu Jama’ah rahimahullah, Seorang alim di zamannya pernah berpesan;

“Seorang penuntut ilmu hendaknya melihat gurunya dengan pandangan penuh kehormatan dan percaya kepada gurunya dengan derajat kesempurnaan, karena hal itu lebih dekat pada nilai manfaat. Sebagian salaf terbiasa apabila menghadap kepada gurunya kemudian bersedekah terlebih dahulu dan berdo’a: "Ya Allah tutuplah aib guruku dariku dan janganlah hilangkan keberkahan ilmunya dariku".

4. Mendo’akan guru yang telah mengajarkan ilmu agama

“Dan barangsiapa berbuat baik kepada kalian maka balaslah kebaikannya. Jika kamu tidak mampu (membalas kebaikannya), maka doakanlah dia hingga engkau memandang telah mencukupi untuk membalas dengan balasan yang setimpal.” (HR. Bukhari dalam Al-Adabul Mufrod ).




Baca Juga Ini ya...

Posting Komentar

0 Komentar