Selamat Datang di Ma'had Ibnul Qoyyim Putra D.I. Yogyakarta. Terwujudnya Generasi Mukmin, Mu'allim, Mubaligh, Mujtahid yang Mukhlis

Gunakan Kesempatan Berbuat Baik


Uqbah bin Harits berkata:

Suatu ketika Rasulullah memimpin kami melaksanakan shalat ashar, beliau mempersingkat shalatnya, setelah selesai beliau langsung masuk ke dalam rumah. Tak berselang lama, beliau keluar. Lalu ada yg mempertanyakannya, kemudian beliau menjawab:

كُنْتُ خَلَّفْتُ في البَيْتِ تِبْرًا مِنَ الصَّدَقَةِ، فَكَرِهْتُ أنْ أُبَيِّتَهُ، فَقَسَمْتُهُ.

Tadi, sebelum shalat aku tinggalkan emas sadaqah di rumah, sedangkan aku tidak ingin barang itu bermalam di rumahku sampai aku membagikannya kepada yg berhak.

الراوي : عقبة بن الحارث

 المحدث : البخاري

 المصدر : صحيح البخاري

الصفحة أو الرقم: 1430 

 خلاصة حكم المحدث : صحيح


قال ابن بطال رحمه الله :

 إن الخير ينبغي أن يُبادَر به، 

فإن الآفات تعرض،

 والموانع تمنع، 

والموت لا يؤمن، 

والتسويف غير محمود.


 ( فتح الباري )


Ibnu Batthal rahimahullah berkata:"Seyogyanya, kesempatan berbuat baik itu harus segera dimanfaatkan. Sebab, halangan dan rintangan itu bisa muncul kapan saja. Sedangkan kematian, kita juga tidak yakin kapan datang, setiap orang tidak tahu kapan akan ajalnya tiba. 

Sehingga, menunda-nunda dalam beramal kebajikan itu tidak termasuk perbuatan terpuji.

Baca Juga Ini ya...

Posting Komentar

0 Komentar